Home
»
Review
VOX AC1 Rhythm Guitar Amplifier
Thursday, June 28, 2012 15:50:36
AMPLI SEKALIGUS BAND PENGIRING

Pernah merasa kesulitan mendapatkan teman untuk nge-jam bareng atau tersandung minimnya fasilitas alat saat latihan gitar? Saat ini, telah tersedia Vox AC1 Rhythm yaitu ampli gitar minimalis yang mampu membantu memenuhi kebutuhan para gitaris saat berlatih. Kelebihan Vox AC1 ini terletak pada fasilitas 66 pola rhythm drum machine (blues, rock, metal, reggae, jazz, funk, country) dengan range tempo 40-240 bpm (beat per minute) yang dapat diatur. Ditambah dengan menu dua channel clean dan drive yang cukup tebal.
Meskipun tergolong ampli miniatur, ampli dengan berat 508 gram ini mampu memberikan tendangan suara yang lumayan kencang untuk sekelas ukuran ruangan kamar. Penyematan speaker Vox Original 3 inchi, 4 Ohms x 2 mengantarkan karakter sound yang sangat khas.
Untuk berlatih dengan lagu atau lagu minus one yang diinginkan, Vox AC1 memiliki fasilitas koneksi lubang jek aux in yang dapat dihubungkan ke mp3/cd player atau perangkat komputer sekalipun. Agar latihan lebih konsentrasi dan ingin lingkungan sekitar tak terganggu, tancapkan perangkat headphone pada menu headphone out jack.
Pada bagian panel, terdiri 3 knob gain, treble dan volume sebagai pengontrol pengoperasian. Dan 3 knob lainnya yaitu genre, tempo dan level adalah untuk pengaturan menu rhythm section. Dilengkapi juga dengan fitur tombol tuner hold:1E/6E untuk stem senar gitar dengan tuning standar. Dan tombol start/stop adalah tombol untuk mengaktifkan atau menghentikan jalannya drum rhythm.
Secara keseluruhan, penggunaan Vox AC1 sangatlah mudah dioperasikan secara langsung. Agar kinerja Vox AC1 bekerja maksimal, maka dibutuhkan daya baterai AA (R6/LR6) x 6 atau menggunakan AC adaptor DC 9 volt. Kekuatan daya baterai (alkaline) mampu bertahan hingga 26 jam. Dengan bentuknya yang mungil dan ragam fitur yang ditawarkan, membuat ampli ini dapat digunakan dan dibawa ke mana saja. Saat latihan di kamar, di studio atau untuk persiapan sebelum manggung sekalipun. (andris)
« Kembali ke arsip
Review
|